Saturday, 18 November 2017

Sejarah dibalik Arsitektur Istana Air Taman Sari, Yogyakarta


Water Castel Taman Sari_Doc : Foto Pribadi


Yogyakarta merupakan salah satu Kota di Indonesia yang penuh sejarah. Kurang lengkap rasanya tidak berkunjung ke salah satu tempat sejarah yang ada di Yogyakarta yaitu Istana Air Taman Sari terletak di Jalan Taman, Kraton, Yogyakarta. Bangunan ini hanya sekitar 500 meter dari Kraton Yogyakarta.

Ini merupakan lanjutan dari trip Pantai Depok yang ada di post sebelumnya. Berarti tau kan ini trip keberapa di hari ini?πŸ˜… Yupzz…ini adalah trip ketiga di hari Ke-3 di Yogyakarta. Setelah berpanas ria di Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, sekarang kita ngadem di Istana Air Taman Sari atau bahasa kerennya disebut juga Water Castel

Sebelum masuk wisatawan wajib membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000/orang (domestik) dan Rp 7.000 (mancanegara). Jika kita membawa kamera DSLR, SLR, dan sejenisnya untuk berfoto diwajibkan membayar lagi sebesar Rp 2.000. Sebenarnya saya juga kurang mengerti, faedahnya untuk apa membawa kamera saja harus bayar lagi πŸ˜…Hehe… Karena saya membawa kamera DSLR, jadi, saya membayar Rp 7.000 untuk masuk Istana Air ini.

Sesampainya di Istana Air ada beberapa orang yang menawarkan jasanya sebagai pemandu untuk mengantarkan serta menjelaskan sejarah-sejarah yang pernah terjadi disini. Biasanya wisatawan membayar jasa mereka mulai dari Rp 50.000. Namun, saya dan teman tidak memakai jasa pemandu. Karena memang tidak niat berlama-lama dan mengelilingi semuanya juga. Maklum, saat itu badan kurang sehat.

Konon, Istana Air ini dibuat oleh seorang arsitek berkebangsaan Portugis bernama Demak Tegis atas perintah Sultan Hamengku Buwono I (Pangeran Mangkubumi). Istana yang dikelilingi oleh danau buatan ini merupakan tanda penghormatan kepada istri-istrinya karena telah membantu selama masa peperangan . 

Selain itu, disini ada kolam pemandian yang dibagi tiga yaitu Panguras (kolam untuk Raja), Pamuncar (kolam untuk para selir), dan Kawitan (kolam untuk putra-putri raja).

Bagi kalian yang berkunjung ke Yogyakarta, bahkan baru pertama kali kesini. It’s recommended ! sebagai wisata sejarah.  Banyak pengetahuan baru yang dapat kita ambil dari menjelajah sejarah dibangunan ini. Apalagi jika memakai jasa pemandu, kalian bisa tahu lebih dalam lagi peristiwa apa saja yang pernah terjadi pada zamannya.



Salam Traveller 😍

No comments:

Post a Comment