![]() |
| Water Castel Taman Sari_Doc : Foto Pribadi |
Yogyakarta merupakan salah satu Kota di Indonesia yang penuh sejarah. Kurang lengkap rasanya tidak berkunjung ke salah satu tempat sejarah yang ada di Yogyakarta yaitu Istana Air Taman Sari terletak di Jalan Taman, Kraton, Yogyakarta. Bangunan ini hanya sekitar 500 meter dari Kraton Yogyakarta.
Ini merupakan lanjutan dari trip Pantai
Depok yang ada di post sebelumnya. Berarti tau kan ini trip keberapa di hari
ini?π
Yupzz…ini adalah trip ketiga di hari Ke-3 di Yogyakarta. Setelah berpanas
ria di Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, sekarang kita ngadem di Istana Air Taman Sari atau bahasa kerennya disebut juga Water Castel .
Sebelum masuk wisatawan wajib membayar
tiket masuk sebesar Rp 5.000/orang (domestik) dan Rp 7.000 (mancanegara). Jika kita
membawa kamera DSLR, SLR, dan sejenisnya untuk berfoto diwajibkan membayar lagi
sebesar Rp 2.000. Sebenarnya saya juga kurang mengerti, faedahnya untuk apa membawa kamera saja harus bayar lagi π
Hehe…
Karena saya membawa kamera DSLR, jadi, saya membayar Rp 7.000 untuk masuk Istana
Air ini.
Sesampainya di Istana Air ada beberapa
orang yang menawarkan jasanya sebagai pemandu untuk mengantarkan serta
menjelaskan sejarah-sejarah yang pernah terjadi disini. Biasanya wisatawan
membayar jasa mereka mulai dari Rp 50.000. Namun, saya dan teman tidak memakai
jasa pemandu. Karena memang tidak niat berlama-lama dan mengelilingi semuanya
juga. Maklum, saat itu badan kurang sehat.
Konon, Istana Air ini dibuat oleh seorang
arsitek berkebangsaan Portugis bernama Demak Tegis atas perintah Sultan
Hamengku Buwono I (Pangeran Mangkubumi). Istana yang dikelilingi oleh danau
buatan ini merupakan tanda penghormatan kepada istri-istrinya karena telah
membantu selama masa peperangan .
Selain itu, disini ada kolam pemandian yang
dibagi tiga yaitu Panguras (kolam
untuk Raja), Pamuncar (kolam untuk
para selir), dan Kawitan (kolam untuk
putra-putri raja).
Bagi kalian yang berkunjung ke Yogyakarta,
bahkan baru pertama kali kesini. It’s recommended !
sebagai wisata sejarah. Banyak
pengetahuan baru yang dapat kita ambil dari menjelajah sejarah dibangunan ini.
Apalagi jika memakai jasa pemandu, kalian bisa tahu lebih dalam lagi peristiwa
apa saja yang pernah terjadi pada zamannya.
Salam Traveller π

No comments:
Post a Comment