Tuesday, 15 August 2017

Gunung Krakatau


 

Gunung Krakatau

 Cek ricek kalender dibulan Mei 2016 ternyata ada longgggg weekenddd guys 😀.
Kali ini cukup terencana loh liburan bareng miss anggun+adiknya+temennya. Jadi, kita berempat rencananya mau ke Gunung Krakatau yang ada di Lampung. Niatnya cari sensasi liburan yang beda aja….yupzz…beda karena ada hiking di gunung yang berada ditengah laut lepas dan ada snorkelingnya. Hahahah…
H-7 udah booking travel dong…ahhaayy…terencana kan? Pasti dong! kan gak mau kejadian sebelumnya terulang lagi 😚. Nahhh…karena tanggal merah dari hari kamis s/d minggu. Fix, kita ambil yang 3D2N dari hari Rabu (malam) sampai jum’at.
 
Pulau Umang-Umang

 Udah H-2 bingung ko gak ada konfirmasi disuruh transfer ya? Padahal biasanya travel minta Dp ditransfer sebagai tanda jadi. Nah lo ! saat itu juga telp ke travelnya. Naahhh….benerkan … Disini balada travel dimulai, ternyata ada miskom dong di pihak travelnya dan intinya mereka udah gak bisa angkut kita lagi karena kapal sudah full Hikss…hikss….nama kami tidak terdaftar 😭😭😭 (pengen bgt saat itu teriak nangis jejeritan). Ini udah H-2 loh, apalagi long weekend travel lainnya pasti udah penuh. Masih semangat dan optimis untuk mendapatkan travel lainnya sampai siang hari, tapi yang lain juga udh full (sumpahh! Lemes bgt denger mereka udah full). Ya kali…long weekend Cuma dirumah aja nontonin Tv atau gak nontonin sosmed yang isinya pelesiran semua.
 
Pulau Sebuku Kecil
 
Pulau Sebuku Kecil

Memang rezeki anak manis, temennya temen ada kenalan travel ke Krakatau. Yess….siang itu juga langsung telp dan Alhamdulillah masih bisa angkut kita berempat. Yeaaayyyy…seneng banget rasa pengen loncat-loncat diatas meja dan gelantungan di pohon 😆😆😁. Hahaha…. Fix! Deal! Booking! Biayanya pun lebih murah, Rp 350.000/orang all in (exclude alat snorkeling). ini namanya balada tiket travel membawa berkah dapet yang murah 😜. Tapiiii….kata si abang travelnya kita gak bisa sewa alat snorkeling, karena full habisssss disewa sama peserta lainnya. Hhmm…baiklah! Tak apa, yang penting masih bisa liburan ke Krakatau (melas dalam hati).
 
Pulau Umang-Umang
Sorenya, pulang kantor langsung packing-packing cantik biar besok H-1 dari kantor tinggal cusss ke Mepo (Pelabuhan Merak). Lagi packing, ada telp masuk dari abang travelnya. Tahukah anda dia bilang apa? Dia bilang, “maaf mba, ternyata kapal udah full. Saya kira tadi masih ada seat kosong. Kalau mba mau ambil yang jumat-sabtu-minggu aja masih banyak seat”. Seketika itu tanga n lemes bgti, Hp ditangan hamper jatuh kayak di film-film gitu efek denger berita duka (halahhh…lebay bgt ya).😲
 
Pulau Krakatau
Bukan Tatya kalau gak bisa si abang travel sampai bilang Ok untuk angkut kita. Keluarkan jurusan andalan ngemis manja, eh ngemis sedih denk supaya bisa selipin kita berempat dimana aja …mau ditiang kapal juga gak apa-apa. Hahahah…. Dan si abang pun minta waktu untuk cari kapal. Siipp…telp ditutup (saat itu pukul 22.00). Satu jam kemudian si abang travel telp lagi. Sempet deg-deg an angkat telp dia. Kayak deg-deg an katemu calon mertua gitu. Wkwkwkw….
Alhamdulillah kabar baik, kita bisa tetap berangkat rabu malam… hahahah…maacihh loh bang :* 😊😍💗.
 
Pulau Umang-Umang
Singkat cerita, sampailah kita di Dermaga Canti Desa Kalianda, Lampung Selatan. Kami langsung naik kapal yang menuju ke Pulau Sebuku Kecil. Pulau ini merupaan spot wisata pantai … airnya yang jernih dan pasir putih yang halus cukup menyejukkan mata.
Setelah itu lanjut ke Pulau Sebuku Besar. Pulau ini menjadi spot pertama di paket wisata Krakatau. Heeyy…kita gak ada alat snorkeling lohh…hikss..hikss…. Eittsss….tapi, si abang travelnya baik hati minjemin kita walau Cuma ada 1. Hahaha…tak apalah, lumayan. Taman laut dan ikan-ikan di Sebuku Besar keren lohhh…tp, memang airnya tidak terlalu jernih seperti di Pahawang.
 
Pulau Sebuku Kecil
Next … Setelah snorkeling kapal kembali berlayar ke Pulau Sebesi. Pulau ini merupakan pulau berpenduduk yang sangat luas serta warganya pun sangat ramah kepada para pengunjung. Jadi kayak rumah sendiri disana :D. Di Pulau ini juga yang menjadi homestay kita selama wisata Krakatau.
 
Pulau Umang-Umang
Setelah ISHOMA di homestay lanjut ke spot snorkeling kedua yaitu Cemara Satu yang menyajikan keindahan terumbu karang. Spot kedua yaitu Pulau Umang-Umang. Di Pulau Umang-Umang kita dapat bermain di pantai yang mempunyai batu-batu layaknya di Belitung. Air laut di Pulau ini jernih dan pasir putihnya pun sangat menarik. Gak nyesel deh sore-sore main air di sini.
 
Pulau Umang-Umang
Waktu udah semakin sore guys…saatnya kembali ke homestay di Pulau Sebesi. Setelah bersih-bersih dan makan malam, kita lanjut lagi menikmati santapan ikan bakar yang udah disediakan dari travelnya. Siap makan pula. Yeayy…dinnernya 2 kali lagi. Hehe… Setelah menyantap ikan kita lanjut minum kelapa ijo malem-malem. Lumayan segerrr lohh…biar nanti bobonya bisa nyenyak 😴😴😴 (cari-cari alesan biar bisa makan banyak). Hahahaha….
 
Pulau Krakatau
Singkat lagi ya ceritanya …
Oiya, di Pulau Sebesi ini listrik hanya nyala dari jam 06.00 sampai 22.00 WIB. Kebayang kan kita bobo gelap-gelap an, mau ke kamar mandi aja pakai cahaya hp (karena lilin terbatas). Dan keesokan paginya kita dibangunin jam 03.00 pagi. Karena harus prepare berangkat Hiking. Kebayang juga kan dengan pencahayaan seadanya kita grasak grusuk pakai baju sedapetnya aja disuasana gelap gulita 😭. Jam 04.00 kita udah ditunggu di dermaga dan kapalpun siap berangkat. Perjalanan Pulau Sebesi – Gunung Krakatau memakan waktu 2 jam. Jadi, tau kan alasannya kenapa harus bangun lebih pagi. 
Pulau krakatau

Sesampainya di Krakatau kita langsung brefing untuk hiking. Siipp…perjalanan naik gunung pagi hari dimulai. Heeyy….walaupun Cuma sekitar 30 menitan untuk naik ke atas lumayan bikin nafas senin-kamis loh 😖 (mungkin efek belum sarapan kali ya ..haha…).
 
Gunung Krakatau
Sumpaaahhhhh !!! baru setengah perjalanan aja udah seneng banget liat pemandangannya. Nahhh…apalagi sekarang udah sampai atas, Wooowww banget berada di atas Gunung Krakatau yang dikelilingi lautan. Benar-benar indahnya. Rasa lelahpun terbayarkan … Gak mau sia-sia kan pemandangan yang indah dong pastinya! Yuppzz…foto-foto cantik deh untuk kenangan. Kapan lagi bisa Ke Krakatau.
Jujur, kita adalah rombongan yang lama & susah diatur. Hehe…yang lainnya udah pada turun, tp kita masih diatas aja. Guide Krakataunya sampe kesel (sedikit) 😜. Tapi, akhirnya kita turun juga ko… Soalnya laper. Hahaha…Kan dibawah udah disiapin sarapan, jadi kita turun deh 😄
 
Cagar Alam Krakatau
Setelah sarapan dan menikmati pantai di Gunung Krakatau kita lanjut snorkeling ke Lagoon Cabe. Oiya, pasir yang ada di Pantai Gunung Krakatau ini hitam lohhh…yaiyalah …namanya juga deket gunung.
Lagoon Cabe Ini merupakan spot ketiga karena letaknya sangat dekat dengan induk Krakatau. Ketika kita datang disini cukup sepi…belum banyak kapal yang mengangkut makhluk-makhluk untuk snorkeling disini.
 
Lagoon Cabe
Udah puas basah-basahan nyelem langsung go homestay … bersih-bersih, packing, makan siang dan cussss kembali ke Dermaga Canti. Wisata Krakatau bener-bener penuh drama…hahaha. Dan menjadi traveling dadakan yang ketiga kalinya #baladatikettravel.
 
Pulau Sebuku Kecil
Cukup disini aja ya kisah suka duka menuju Krakatau ….Endingnya sama ko seperti Pahawang. Kita kembali ke Pelabuhan Merak dan sampai rumah dengan selamat. Alhamdulillah …..Oiya…Sampai rumah juga seperti biasa jam 01.00 WIB. Hahahaha….Pergi malam pulang pagi.





Pulau Pahawang (Lampung)


Pulau Pahawang Lampung

 Haaaii….maafkan saya yang mulai aktif menulis kembali di blog ini hahahhaha…

Mau berbagi keindahan di Pulau Pahawang Lampung di Februari tahun 2016 lalu. Niatnya sih mau ala backpacker. Tapi, kami Cuma bertiga dan kalau mau backpackeran sewa perahu untuk keliling pulau + homestay mahal juga. Jadi, kami putuskan untuk memakai travel aja. Jujur, ini untuk kedua kalinya jalan sama miss anggun yang dadakan. H-2 baru cari-cari travel dan bertemulah Indoribu Travel yang masih bisa angkut kami. Untuk biayanya cukup murmer Rp 490.000/orang selama 3D2N all (exclude alat snorkeling)  mepo di Pelabuhan Merak. Ini open trip yahh….bukan private trip. Jadi, kami bareng-bareng sama peserta lainnya yang berasal dari penjuru manapun. Haha…

 
Pulau kelagian Lunik
 
Pulau Kelagian Lunik
Day 1 & Day 2… kami mepo di Pelabuhan Merak pukul 23.00 WIB. Wowww….ternyata peserta open trip menuju Pahawang banyak juga. Mulai berangkat naik kapal fery sekitar pukul 01.00 dan sampai di Pelabuhan Bakauheni pukul 03.00. Perjalanan dilanjutkan lagi dengan naik mobil pribadi menuju Dermaga Ketapang selama 3 jam. Sesampainya di Dermaga Ketapang kami sarapan dan langsung menaiki kapal yang bisa muat sampai 30 orang untuk menuju Pulau Pahawang Besar yang merupakan homestay kita nanti. Di Pulau Pahawang ternyata ramai juga …maklumlah weekend pengunjung pun cukup banyak.

Pulau kelagian Lunik

Pulau Kelagian Lunik
Setelah menaruh tas dan ganti baju di homestay kembali kita naik kapal menuju Pulau Kelagian Lunik. Oiya…disini kami dapet 2 temen baru loh..hihi… Ada jeung Faisah dan the Gina. Mereka dari Jakarta juga….Asyiikk kan ikut open trip dapet pengalaman + temen baru. Di Pulau kelagian Lunik kita bisa jalan-jalan cantik sambil menikmati pasir putih dan laut yang bergradasi biru& hijau tosca. Mau berenang dan snorkeling manja juga bisa loh. Spot foto di Pulau ini juga banyak dan kece-kece lohh (tergantung fotographer nya juga sih ...hehe...).

 
Pulau Kelagian Lunik
 
Pulau Kelagian Lunik
Setelah puas bermain air di Pulau ini, kami pulang ke homestay untuk makan siang dan beristahat sebentar.


Setalah ISHOMA baru deh lanjut naik kapal lagi menuju spot-spot snorkeling. SpotPertama di Pulau Pahawang ada Cukuh Bedil , Spot ini mempunyai kedalaman 2-4 meter. Disini para pengunjung dapat menikmati keindahan taman bawah laut dengan aneka ragam terumbu karang dan ikan-ikan cantik. Selain itu, pengunjung dapat berfoto dibawah laut dengan foreground bertuliskan “Taman Laut Pahawang” (Maafkan …foto-foto bawah lautnya tidak ada. Belum beli kamera underwaternya. Hahaha..bisa searching google kalau mau lihat).

Spot Snorkeling_Pulau Pahawang Lampung

Spot kedua ada Tanjung Putus, disini terdapat bangkai kapal karam, sayangnya harus free diving karena letaknya terlalu dalam. Tapi, ikan dan terumbu karangnya tidak kalah menarik lohh.  

 
Spot Snorkeling_Pulau Pahawang Lampung


Spot ketiga yaitu Gosong Pancong, disini kita dapat melihat candi bawah laut. Setelah puas snorkeling lanjut ke Pulau Pahawang kecil atau yang lebih dikenal dengan Pasir timbul. Di Pulau ini pengunjung tidak boleh masuk ke dalam pulaunya. Kata guidenya ini merupakan Pulau pribadi yang dimiliki oleh WNA (Lebih lanjut cek google aja ya :D). Jadi, kami bermain didepan Pulaunya aja. Sayangnya, air sedang pasang, pasir timbulnya gak keliatan …hiks..hikss….ya sudahlah Cuma bermain air dan pasir-pasir aja. Hahaha….Setelahhhh ituuu…Go Homestay……yeeaaayyy…
 
 
Around Pulau Pahawang Lampung
 
Pasir Timbul_Pulau Pahawang Kecil
Perjalanan dari Pasir timbul ke Pahawang besar cukup jauh ternyata sekitar 1 jam lebih. Ditambah lagi maghrib ditengah laut+ombak lumayan besar….Cukup bikin deg-deg an disini. Alhamdulillahnya kami bisa sampai di homestay dengan selamat. Hahahah…. Abis mandi-mandi manja, lanjut makan malam. Abis makan malam lanjut lagi deh bakar-bakar ikan….Woowww….ini sih dinner nya 2x. hehehehe….. Setelah itu baru kami bobo cantik mengumpulkan tenaga untuk berpetualang lagi besok paginya.

 
 
Around Taman nemo_Pulau Pahawang Lampung

Day 3 … Ini Hari Minggu, yuppzz….last day di Pulau Pahawang. Singkat cerita, setelah sarapan dan packing (karena sekalian mau pulang) kami lanjut naik kapal untuk menuju spot snorkeling selanjutnya. Namun, sebelumnya kapal singgah di pasir timbul lagi. Yeeaaayyyyyyy ….seneng pake bangetttttt! Secara, kemarin sore kan air laut lagi pasang jadi pasir timbulnya tidak keliatan. Nahhh….pagi ini air lagi surut. Subhanallah….indah banget pasir timbulnya. Pasir timbul ini bisa menghubungkan pulau pahawang kecil dengan pulau diseberangnya. Kami tidak sampai keujung pasir timbulnya…ngeri aja..tiba-tiba air laut mendadak pasang. Hahahah….😂

 
Pasir Timbul_Pulau Pahawang Kecil
 
Pasir Timbul_Pula Pahawang Kecil

Setelah puas foto-foto cantik disini, lanjut ke Taman nemo. Disini benar-benar finding nemo. Sekalinya nyebur kita bisa lihat nemo-nemo kece.


Taman nemo_Pulau Pahawang Lampung
 Lagi...lagi...minta maaf ya...Foto underwaternya tidak ada 😅. Next Time kalau udah beli kameranya ya. hahahah.....

Cukup lah nyelem di taman nemo. Yukkkkk kita pulang...pekerjaan menanti di Hari Senin. Let's go ... kami sampai ke Dermaga Ketapang sekitar pukul 12.30 dan pukul 14.00 langsung meluncur ke Pelabuhan Bakauheni. Di tengah jalan kami mampir ke tempat oleh-oleh...Seperti biasa, ciri khas dari Lampung makanan yang bahan bakunya dari pisang. Banyak macam2 rasa keripik yang terbuat dari buah pisang. Ada juga kerupuk kemplang khas dari palembang disini. Abis nge-borong lanjut lagi menuju Pelabuhan Bakauheni. Kami naik kapal Fery sekitar pukul 19.00 dan sampai di Pelabuhan Merak pukul 23.00. Kali ini perjalanan Bakauheni-merak ditempuh selama 4 jam karena hujan deras+ombak sangat besar 😂😂😂. 
Daaannnnn..... Say Godbye & See you next time sama yang lainnya.....Back to home.






Trip 1 Hari 3 pulau (Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust)




 
Pulau Kelor

Helooooww..... Maafkan saya yang baru aktif kembali menulis di blog ini...hahahha
Yuppzz...lanjut bagi-bagi carita perjalanan yang belum sempet ditulis disini. 

Yuhhhuuuuu…… Setelah gagal untuk berekspedisi seorang diri di pulau sumatera (Lampung) karena padatnya jadwal ‘show’ dengan para siswa yang akan ujian, akhirnya bisa berekspedisi ke  tiga pulau sekaligus hanya dalam satu hari. Yeeaayyy…hanya dalam satu hari bareng the gembels. H-1 sebelum tanggal 26 maret 2015 tentunya, cek, cek, dan cek sih mbah gugel untuk lihat-lihat tempat traveling yang hanya cukup satu hari. Pastinya tidak jauh-jauh deh dari Jakarta. Tapi tak apalah…yang penting bisa melepaskan penat karena jadwal ‘show’ yang menumpuk dan gagalnya ekpedisi seorang diri :’( . Kali ini kami putuskan untuk ikut travel perjalanan (biasanya nge-bolang tanpa travel), ada travel yang menyediakan jasa traveling ke 3 pulau dalam satu hari yaitu Pulau kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust. Bener kan tidak jauh dari Jakarta :D , tapi lumayan banget loh untuk melepaskan penat.

 
Pulau Kelor


 Perjalanan dimulai dari Pukul 05.30 Shubuh naik busway menuju Muara Kamal (cengkareng) untuk meeting point. Pukul 07.00 WIB kami sampai dan langsung bertemu dengan orang travelnya. Wow, lumayan banyak yang kumpul disini. Ternyata liburan yang hanya satu hari ini banyak orang yang memanfaatkan untuk berkunjung ke pulau-pulau tersebut. Sekitar pukul 07.30 WIB kami langsung berangkat memakai perahu yang memuat 30 orang. Perjalanan menuju pulau pertama kurang lebih 30-40 menit.


Pulau Kelor


 Pulau pertama yang kami kunjungi adalah Pulau Kelor. Pulau kecil yang satu ini masih mempunyai pasir putih yang sangat  putih , ditambah dengan terik matahari menambah keindahan hamparan pasir putih yang menghiasi pulau tersebut. 


 
Pulau Kelor

Tidak hanya itu, ombaknya pun masih cukup ‘ganas’ menerjang hamparan pasir putih dan air laut disana masih sangat jernih. Lalu? Apa yang kami lakukan disana? Yuppp….tentunya foto-foto donkkk, hehe…. Pemandangannya tidak mengecewakan loh guys, sedikit bergaya diatas hamparan pasir putih dan di pinggir laut bermain dengan ombak. Selain hamparan pasir putih dan ombak yang membuat indahnya Pulau Kelor, ada juga sebuah bangunan kuno yang berupa Benteng Martello, sebuah benteng peninggalan zaman Belanda dahulu kala. Nahh…dipulau ini kami jadi mendapatkan ilmu sejarah. 

 
Pulau Kelor
Benteng Martello _ Pulau Kelor
 
Pulau kedua yang kami kunjungi adalah Pulau Cipir. Pulau Cipir lebih kecil dari Pulau Kelor. Di pulau ini tidak dapat bermain dengan ombak, karena di sekeliling pulau ini sudah di tembok. Disini kita bisa melihat Gedung tua peninggalan Belanda. Jujur saja, di Pulau ini tidak banyak yang bisa dilihat. Next ke pulau terakhir….

Pulau Cipir

Pulau Cipir
 
Pulau ketiga atau pulau terakhir yang kami kunjungi adalah Pulau Onrust. Pulau ini disebut juga dengan sebutan “Taman Arkeologi Onrust”. Pulau ini hampir sama ukurannya dengan pulau Kelor tadi. Tapi , tetap sama dengan Pulau Cipir, disini tidak ada hamparan pasir putih yang bergulung dengan ombak. Namun, kita bisa sedikit turun dari tembokan yang menahan pulau ini terhadap air laut dan masih bisa bermain dengan ombak loh. Disini ada Museum, Benteng Fortress yang dibangun oleh Belanda untuk melindunginya dari serangan tentara Inggris, Makam Belanda dan Kartosuwiryo. Nama ‘Onrust’ itu sendiri merupakan putri Belanda yang pernah tinggal di Pulau tersebut. 

 
Makam Belanda - Pulau Onrust

Pulau Onrust

 Nahhh…disini kami mendapat pengetahuan sejarah lagi. Ternyata, pada tahun 1911 di Pulau ini dibangun sebuah barak karantina haji, hal ini terlihat dari sisa reruntuhannya dan ada sebuah Plakat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta yang berdiri dekat reruntuhan barak tersebut. Jumlah barak itu sendiri ada 35 barak dan setiap barak dapat diisi oleh 100 jemaah haji. Jadi, bisa kita pastikan dipulau tersebut bisa memuat 3500 jemaah haji. Benar-benar tidak disangka yah ?

 
Pulau Ontrust

Oiya, seharian mengunjungi tiga pulau tersebut pastinya rasa lapar melanda. Tapi, kami tidak usah repot-repot lagi untuk mencari makanan untuk makan siang. Karena di travel ini sudah satu paket dengan makan siang. Makan siang nya di Pulau Onrust tadi, sambil bersantai ria di saung-saung yang dihembuskan angin pantai. Hhhmmm….
Naaahhhh….selesai sudah traveling ke tiga pulau tersebut. Selain melepaskan penat dan menghirup udara laut dan menyapa angin yang lewat di Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust  kami juga mendapatkan pengetahuan sejarah zaman dulu. Khususnya mengenai barak jemaah haji tadi, kalau kami tidak ke sana mungkin sampai saat ini kami tidak tahu sama sekali.