| Candi Prambanan |
Sukses menjelajah Candi Borobudur ala backpacker alias ngeteng. Kini saatnya menjelajah Candi
Prambanan atau disebut juga dengan Candi Roro Joggrang yang terletak di Sleman,
Yogyakarta. Membeli tiket include
Borobudur+Prambanan menjadi penyemangat agar hari ini bisa sampai ke Prambanan.
Dari Terminal Borobudur naik bis jurusan Terminal Jombor. Biaya yang dikeluarkan
sama seperti Jombor-Borobudur hanya Rp 20.000/orang. Setibanya di Terminal
Jombor, kami melanjutkan perjalanan menuju Prambanan dengan Trans Jogja No.2 B
dengan rute yang dilewati Halte Condong Catur (transit naik No.3B) >>
Halte Marguo (transit naik 1 A) >> Halte prambanan. Biaya Trans Jogja juga masih
sama Rp 3.500/orang sampai ke halte tujuan. Jangan lupa, kalau pakai kartu Flazz akan lebih murah (bukan sponsor
loh) hehe….
Next, tiba di halte prambanan kami langsung
diserbu oleh para ojek motor yang sudah menyiapkan kendaraannya untuk
mengantarkan ke Candi Prambanan. Mereka menawarkan harga berkisar Rp 10.000 s/d
Rp 20.000 untuk 1 orang per motornya. Karena sebelumnya saya baca di google jarak halte prambanan menuju
candi tidak jauh, jadi kami berjalan kaki saja. Menghindar dari para ojek motor
termasuk hal yang sulit juga, sampai keluar area halte masih saja ada yang
menawarkan jasa ojeknya. Tapi, kami tetap menolak dengan lembut.
Setelah terhindar dari para jasa ojek, kami
melanjutkan perjalanan menuju Prambanan dengan menyebrang dari depan halte.
Didepan halte sudah terlihat jelas pagar besi berwarna hitam. Pagar tersebut
merupakan area yang mengelilingi Candi Prambanan. Kami terus berjalan
menelusuri disisi pagar, sampai menemukan papan yang mengarahkan untuk masuk ke
area candi. Jarak dari halte ke Prambanan sekitar 500 meter. Cukup dekat kan? Lumayan
untuk pemanasan sebelum meneliingi candinya. Hehe….
Jangan bahagia dulu, jarak itu baru sampai
pintu gerbang masuk saja loh! Dari gerbang masuk menuju loket utama sekitar 500
meter lagi. Jika kalian menggunakan jasa ojek bisa diantarkan sampai pintu
loket. Tiba depan loket, kami hanya menunjukkan tiket yang telah dibeli include
di Borobudur tadi. Harga normal masuk Prambanan sama dengan Borobudur yaitu Rp
30.000. Setelah melewati petugas checking, kami mulai menjelajah di Candi Prambanan. Candi Prambanan berbeda dengan
Candi Borobudur. Prambanan yang merupakan candi peninggalan Hindu terbesar di
Indonesia berbentuk kompleks gugusan candi-candi yang lebih kecil. Selain itu,
Prambanan merupakan salah satu candi termegah di Asia Tenggara yang mempunyai
daya tarik wisatawan dari seluruh dunia.
![]() |
| Candi Prambanan |
Jika kalian ingin mengetahui sejarah detail
disetiap candi, Prambanan menyediakan lokal guide untuk menemani berkeliling dikompleks candi sekalgus menjelaskan satu per satu sejarah yang
terjadi di Candi prambanan ini. Masalah biaya, bisa kalian nego sendiri.
Para traveller yang tidak mau meninggalkan
moment bahagia di Candi ini, tenang….spot foto disini juga tidak kalah cantik
dengan Borobudur. Dari tulisan besar yang bertuliskan “Candi Prambanan”, Taman
cantik dengan background kompleks
candi dan masih banyak lainnya. Hal terpenting, siapkan kamera dan gaya kece kalian.
Udara sore hari di Candi Prambanan cukup
sejuk. Tapi, jika ingin melihat sunset lebih indah di Candi Ratu Boko. HTM
(Harga Tiket Masuk) ke Candi Ratu Boko lebih murah dari Prambanan dan Borobudur
yaitu Rp 25.000/orang. Tiket menuju Ratu boko bisa dibeli include juga dengan
Prambanan. Jarak dari prambanan ke Ratu Boko sekitar 1 km. Untuk menuju Ratu
Boko juga sudah disiapkan shelter bis dari Prambanan (keberangkatan terjadwal).
Jika kaki kalian masih kuat, bisa ditempuh juga dengan berjalan kaki . Sayangnya, kami tidak berkunjung kesana.
Karena waktu sudah sore dan memang tidak ada dilist juga. Lagi pula, setelah
ini masih ada trip selanjutnya. Hehe…
Setelah puas mengelilingi Prambanan, kami
langsung menuju pintu keluar. Sama seperti Borobudur, pintu keluar berbeda
dengan pintu masuk dan cukup jauh juga berkeliling. Bedanya, pintu keluar Prambanan
tidak seheboh Borobudur yang dihuni
oleh para pedagang “oleh-oleh”. Disini lebih banyak pedagang yang menawarkan
minuman ringan. Lelah mulai menghampiri. Maklum, hari ini didominasi dengan
jalan kaki mengelilingi candi dari pagi. Kamipun tidak sanggup lagi berjalan
kaki menuju halte. Akhirnya, kami menggunakan jasa ojek yang ada di sekitar
Prambanan. Belum juga melakukan negoisasi, Ojek motornya sudah menawarkan harga
Rp 5.000 untuk sampai ke Halte Prambanan. Harga ini sebandinglah dengan jarak
yang ditempuh dan pastinya lebih murah dari harga yang ditawarkan saat hendak
berangkat tadi.
Kami melanjutkan perjalan pulang menggunakan Trans Jogja dengan rute yang menuju Malioboro. Kali ini hanya 1 x transit.
Perjalanan dari Prambanan ke Malioboro kurang lebih sekitar 1 jam-an. Setibanya
di halte Malioboro, kami lanjutkan jalan kaki menuju Hotel Ismoyo untuk
beristarahat sebelum trip selanjutnya.
Salam Traveller 😍

No comments:
Post a Comment