Monday, 13 November 2017

Hangatnya Mentari di Parangtritis


Pantai Parangtritis
 
Minggu, 7 Mei 2017. Ini adalah hari ke-3 trip di Jogja. Masih dalam edisi mantai (baca ;main di pantai). Kali ini saya hanya berdua, Karena yang lain ada kegiatan masing-masing. 

Waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB. Masih menggunakan sepeda motor, kami langsung go ke Pantai Parangtritis yang terletak di Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Rasanya memang tidak lengkap datang di kota gudeg ini tanpa singgah di pantai yang dapat ditempuh sekitar 25 km dari Kota Jogja.  

Kami berangkat dari Malioboro dan seperti biasa hanya mengandalkan marka jalan yang mengarahkan ke Parangtritis. Jika kalian “pengamat” marka jalan, dijamin tidak akan tersesat menuju pantai ini. Bagi yang ingin naik transportasi umum, bisa naik bis dari terminal Giwangan yang akan mengantarkan sampai gerbang loket pintu masuk parangtritis. Ingat! Hanya sampai gerbang loket 😁. Jadi, kalian harus berjalan kaki lagi untuk sampai ke lokasi pantainya yang lumayan jauh. Alternatifnya bisa memakai jasa ojek. 

Kurang lebih 45 menit kami sampai di gerbang pintu masuk Parangtritis. Disana sudah ada petugas loket yang akan memberikan tiket masuk pantai dengan membayar Rp 10.000/motor dan sudah include dengan tiket masuk Pantai Depok. Dari gerbang loket jalan lurus sampai menemukan gerbang yang bertuliskan Pantai Parangtritis di sebelah kanan jalan. Tidak jauh dari gerbang ini akan ada tempat parkir kendaraan. Biaya parkir sebesar Rp 5.000/motor. Dari parkiran kalian sudah bisa merasakan hangatnya pasir pantai ini. 
 
Pantai Parangtritis

Hangatnya mentari benar-benar sampai kedalam pasir disepanjang pantai ini. Ditambah lagi, saya hanya memakai sepatu setengah tertutup. Jujur, ini sangat panas loh 😭. Saya sarankan kalau kalian ingin berkunjung kesini, baiknya memang sore hari sekaligus menikmati sunset.

Pasir Parangtritis memang tidak berwarna putih seperti pantai di gunung kidul. Namun, ombaknya yang dahsyat membuat pantai ini makin cantik. Nah, karena ombak pantai ini cukup ganas tidak disarankan untuk berenang disini. Kalaupun ingin bermain air, harus tetap waspada dengan ombak yang sewaktu-waktu bisa menggulung badan kita ke tengah laut. 

ADA APA DI  PARANGTRITIS ?
Parangtritis menyediakan ATV (All-terrain Vehicle) dengan tariff Rp 50.000-Rp 100.000, ada juga sebuah delman yang akan mengantarkan kalian menyelusuri tepian pantai dengan membayar Rp 20.000. Selain itu, tersedia juga berbagai jenis property cantik yang akan melengkapi foto-foto kece kalian disini cukup membayar Rp 5.000/orang (all property). Bagi pecinta layang-layang, angin disini cukup mendukung untuk menerbangkan layang-layang yang dijual oleh penduduk setempat disekitar pantai. 

Nah, bagi kalian yang pecinta Free alias gratisan :) disini ada icon bertuliskan Pantai Parangtritis. Kalian bisa berfoto sepuasnya. Tapi, gantian juga ya dengan orang lain yang mengantri untuk berfoto disini. Hehe….


Disekitar Pantai Parangtritis juga tersedia penginapan dengan berbagai macam tarif. Kalian bisa memilih sesuai budget.


Properti Foto Parangtritis

Rasanya sudah cukup sekitar 1 jam-an membuat kaki kepanasan dan kulit sedikit menghitam 😅.  Masih ada satu pantai lagi di list destination kami yang wajib dikunjungi yaitu Pantai Depok.
Ada apa di Pantai Depok? Next post …..

Salam Traveller 😍

No comments:

Post a Comment