| Pantai Parangtritis |
Minggu, 7 Mei 2017. Ini adalah hari ke-3
trip di Jogja. Masih dalam edisi mantai
(baca ;main di pantai). Kali ini saya hanya berdua, Karena yang lain ada
kegiatan masing-masing.
Waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB. Masih
menggunakan sepeda motor, kami langsung go
ke Pantai Parangtritis yang terletak di Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul,
Yogyakarta. Rasanya memang tidak lengkap datang di kota gudeg ini tanpa singgah
di pantai yang dapat ditempuh sekitar 25 km dari Kota Jogja.
Kami berangkat dari Malioboro dan seperti
biasa hanya mengandalkan marka jalan yang mengarahkan ke Parangtritis. Jika
kalian “pengamat” marka jalan, dijamin tidak akan tersesat menuju pantai ini. Bagi
yang ingin naik transportasi umum, bisa naik bis dari terminal Giwangan yang akan
mengantarkan sampai gerbang loket pintu masuk parangtritis. Ingat! Hanya sampai
gerbang loket 😁. Jadi,
kalian harus berjalan kaki lagi untuk sampai ke lokasi pantainya yang lumayan jauh. Alternatifnya
bisa memakai jasa ojek.
Kurang lebih 45 menit kami sampai di
gerbang pintu masuk Parangtritis. Disana sudah ada petugas loket yang akan memberikan tiket
masuk pantai dengan membayar Rp 10.000/motor dan sudah include dengan tiket
masuk Pantai Depok. Dari gerbang loket jalan lurus sampai menemukan gerbang
yang bertuliskan Pantai Parangtritis di sebelah kanan jalan. Tidak jauh dari
gerbang ini akan ada tempat parkir kendaraan. Biaya parkir sebesar Rp
5.000/motor. Dari parkiran kalian sudah bisa merasakan hangatnya pasir pantai
ini.
Hangatnya mentari benar-benar sampai
kedalam pasir disepanjang pantai ini. Ditambah lagi, saya hanya memakai sepatu
setengah tertutup. Jujur, ini sangat panas loh 😭. Saya sarankan kalau kalian ingin berkunjung kesini, baiknya memang sore hari
sekaligus menikmati sunset.
Pasir Parangtritis memang tidak berwarna
putih seperti pantai di gunung kidul. Namun, ombaknya yang dahsyat membuat
pantai ini makin cantik. Nah, karena ombak pantai ini cukup ganas tidak
disarankan untuk berenang disini. Kalaupun
ingin bermain air, harus tetap waspada dengan ombak yang sewaktu-waktu bisa
menggulung badan kita ke tengah laut.
ADA
APA DI PARANGTRITIS ?
Parangtritis menyediakan ATV (All-terrain
Vehicle) dengan tariff Rp 50.000-Rp 100.000, ada juga sebuah delman yang
akan mengantarkan kalian menyelusuri tepian pantai dengan membayar Rp
20.000. Selain itu, tersedia juga berbagai jenis property cantik yang akan melengkapi foto-foto kece kalian disini cukup membayar Rp 5.000/orang (all property). Bagi pecinta layang-layang,
angin disini cukup mendukung untuk menerbangkan layang-layang yang dijual oleh
penduduk setempat disekitar pantai.
Nah, bagi kalian yang pecinta Free alias gratisan :) disini ada icon
bertuliskan Pantai Parangtritis. Kalian bisa berfoto sepuasnya. Tapi, gantian juga
ya dengan orang lain yang mengantri untuk berfoto disini. Hehe….
Disekitar Pantai Parangtritis juga tersedia
penginapan dengan berbagai macam tarif. Kalian bisa memilih sesuai budget.
| Properti Foto Parangtritis |
Ada apa di Pantai Depok? Next post
…..
Salam Traveller 😍
No comments:
Post a Comment