Nikmat
Tuhan mana lagi yang kau dustakan. Kalimat tersebut sebagai sebuah ungkapan
akan pesona indahnya Bali. Ditambah lagi ini merupakan golden moment nge-trip bersama keluarga walau hanya 3H2M. Hari
sabtu, 22 Oktober 2016 kami sekeluarga berangkat ke Bali. Flight pukul 14.00
WIB di Soeta dan kami tiba di Denpasar pukul 16.00 WITA. Tidak perlu ditanya bagaimana bandara di
Denpasar, pastinya good looking dan
membuat pengunjung nyaman melangkahkan kaki disini. Setibanya di Denpasar kami
langsung disambut dengan “pernak pernik” khas Bali yang cukup memukau.
Tentunya
tidak berlama-lama juga di bandara , setelah ambil bagasi kami langsung menuju
mobil yang telah menunggu dan menuju Haris Hotel yang terletak diseberang
Pantai kuta. Pilihan hotel yang tepat bukan ? hahaha …. Dekat dengan Pantai dan
juga Beachwalk, tinggal jalan kaki saja. Karena waktu yang sudah sore tidak
memungkinkan dong harus memulai trip
sore ini juga. Jadi, sesampainya di hotel kami langsung bersih-bersih dan
merapikan koper.
Eittzz….mata tidak
bisa berbohong untuk mengatakan tidak ketika melihat kolam renang.
Hahaha…akhirnya nyebur saja dulu sampai maghrib. Setelah maghrib baru deh
jalan-jalan cantik di Beachwalk sekalian makan malam. Tidak perlu khawatir
dalam mendapatkan makanan bagi yang muslim. Disini banyak tempat makan yang
menyediakan makanan-makanan halal. Untuk harga sekali makan memang cukup mahal,
sekitar 100ribu/orang, kebetulan saat itu rata-rata kami memesan nasi dengan
lauk ayam/ikan.
Nahh…untuk barang-barang
yang dijual di Beachwalk khususnya pakaian tidak perlu ditanyakan lagi mahal
atau tidaknya. Yah…yang pasti cukup bahkan sangat mahal L. Harga memang tidak ingkar akan kualitas J. Perut sudah kenyang dan matapun sudah mulai
lelah, lanjut balik ke hotel dan bobo istirahatkan badan untuk full trip esok
hari.
Minggu, 23 Oktober 2017
Pukul
06.00 WITA, mandi dan dandan kece
langsung turun menuju ruang makan. Yukkk ahhh sarapan dulu sebelum mulai
perjalanan hari ini. Pukul 07.00 WITA kami mulai start berangkat dengan mobil
elf yang sudah ditag sebelumnya.
Trip
pertama, kami mengunjungi Pura Tirta Empul yang terletak
di Kecamatan Tampak Siring, Ubud. Kalau ke Bali wajib banget deh untuk kalian
mengunjungi Ubud yang terkenal dengan suasana alamnya yang asri dan
pemandangannya yang sangat indah memanjakan mata. Dijamin gak nyesel deh kesini.
Setelah
sekitar 1,5 jam-an sampailah kami di Pura Tirta Empul. Tirta Empul juga
terkenal dikalangan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik. Di Pura Tirta
Empul memiliki mata air yang juga digunakan oleh masyarakat pemeluk Agama
Hindu, untuk pemandian dan memohon tirta suci. Tapi sayangnya, disini saya
tidak sempat untuk mengabadikan momentnya guys. Karena
sesampainya disini saya langsung ikutan nyemplung ke kolam pemandian.
Kolam
pemandian terbagi menjadi 3 dengan pancuran yang berjejer di tepi kolam, airnya
pun sangat segar dan dingin. Disalah satu kolam dipenuhi dengan ikan-ikan yang
besar dan memenuhi kolam. Tapi, tenang saja guys, air dikolam tetap bersih.
Wanita
yang sedang berhalangan tidak boleh masuk kesini karena ini merupakan lokasi
suci dan bagi kalian yang ingin masuk ke tempat pemandian di Pura ini wajib
untuk memakai kain kamen panjang yang disematkan dipinggang. Sebenarnya tidak
hanya di Pura ini saja, tetapi di setiap pura di Bali para pengunjung wajib
memakainya.
Setelah
dari Pura Tirta Empul kami melanjutkan perjalanan menuju Tanah Lot. Siapa sih
yang tidak kenal dengan tempat wisata satu ini ? Bahkan, tanah lot merupakan
wisata yang tidak pernah terlewat untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Namun,
sebelum menuju trip kedua ini, kami isi “bensin” untuk perut dulu. Nah, makan
siang kali ini kami pilih di Restauran Bebek
Joni.
| Restauran Bebek Joni |
Restauran
Bebek Joni dilengkapi dengan nuansa alam, hamparan padi yang memanjakan mata
siap menemani makan siang para traveler. Selain sebagai tempat makan, para
traveler bisa foto-foto cantik disini, karena restaurant ini menyajikan spot
foto yang tidak kalah kece dengan
tempat wisata lainnya di Bali.
Untuk
menu makanan, disini halal kok… Untuk harga ? Kebetulan rata-rata kami memesan
menu makanan nasi+ayam bakar+Kelapa ijo+sayuran dan harga perorang bisa mencapai
200 ribu . Tapi, harga memang tidak
mengkhianati rasa masakannya guys. Hehe…
Trip
Kedua, kami mengunjungi Tanah Lot. Tanah lot merupakan daya tarik
wisatawan. Disini sangat terkenal dengan sunset dan siluet puranya. Setibanya
disini kami sangat senang karena airnya sedang surut. Jadi, kami bisa
menyebrang ke Pura yang terletak di bongkahan batu besar. Pada saat air laut
pasang pura akan terlihat dikelilingi air laut.
Keindahan
pantainya pun tidak perlu ditanya, pastinya para traveler tidak akan pernah menyesal
kesini. Tanah Lot salah satu destinasi yang dipilih para pasangan untuk
melakukan prewedding.
Disepanjang
area parker menuju pura, terdapat toko yang menjual berbagai kerajinan khas
Bali dan pernak-pernik untuk oleh-oleh seperti di pasar Sukowati Bali. Harganya
pun relatif murah. Selain itu, sekitar tanah lot terdapat hotel ataupun
penginapan bagi pengunjung yang ingin bermalam.
Trip
Ketiga, setelah seharian nge-trip bareng keluarga dan kembali ke hotel. Saya langsung ke
pantai seberang hotel tempat menginap. Yupzz…Pantai Kuta. Salah satu pantai
yang menjadi objek wisata para wisatawan, tidak hanya itu saja. Ketika para
wisatawan berniat mengunjungi Bali, banyak yang memilih untuk menginap di
sekitaran Pantai Kuta.
| Pantai Kuta |
Sekitar
pukul 17.30 WITA saya sudah standby di
Pantai Kuta untuk menikmati sunset. Disepanjang pantai pun banyak wistawan
mancanegara yang duduk-duduk di atas pasir menunggu sunset. Sayangnya, pada
saat itu sunset tidak sempurna karena cuacanya pun sedikit mendung. Sebenarnya
sedikit kecewa, tapi tak masalah mudah-mudahan lain waktu bisa menikmati
indahnya sunset di Bali.
Sekitar
pukul 18.30 WITA saya kembali ke hotel untuk beristirahat. Siapkan stamina untuk trip esok hari.
Lanjut di post berikutnya ya guys 😀

No comments:
Post a Comment